Daily Devotion, 19 Mei 2026
Pernahkah Anda membayangkan bahwa hati dan pikiran kita sebenarnya bekerja seperti sebuah gudang penyimpanan atau safe deposit box? Setiap harinya, tanpa sadar kita memasukkan banyak hal ke sana. Ada percakapan manis dengan sahabat, namun ada juga kata-kata kasar yang menyakitkan, rasa iri saat melihat kesuksesan orang lain, atau kekhawatiran tentang masa depan.
Matius 12:35 (TB) mengingatkan kita: “Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.” Apa yang kita “simpan” di dalam, itulah yang akhirnya akan meluap keluar melalui ucapan dan tindakan kita sehari-hari.
Dunia mungkin menuntut kita mengisi hidup dengan pencapaian materi, namun Tuhan menginginkan kita menjaga kualitas isi hati. Mari perbaharui “persediaan” rohani kita setiap hari agar apa yang keluar dari hidup kita hanyalah kasih dan kebenaran yang menyenangkan hati-Nya.
Refleksi Hidup
Mari sejenak kita menilik isi “gudang” hati kita. Jika hari ini kata-kata kita terasa tajam, penuh keluhan, atau mudah meledak dalam amarah, mungkin itu tandanya gudang hati kita sudah penuh dengan “sampah rohani”. Sampah ini berupa kepahitan, kegeraman, atau fitnah yang merusak kedamaian kita (Kolose 3:8).
Tuhan merindukan kita memiliki hidup yang terpancar dari hati yang terjaga (Amsal 4:23). Bagaimana caranya?
- Sortir isi gudang kita. Buang segala sampah kemarahan dan kejahatan (Efesus 4:31). Jangan biarkan kebencian mengendap terlalu lama hingga berkarat.
- Isi dengan harta surgawi. Mulailah memenuhi pikiran dengan hal-hal yang mulia, adil, suci, dan manis (Filipi 4:8). Jadikan Firman Tuhan sebagai investasi utama di dalam safe deposit box Anda.
Ingatlah, hanya hati yang suci yang dapat merasakan keintiman yang mendalam dengan Allah (Matius 5:8). Saat kita menabung hikmat dan takut akan Tuhan, kita sedang mengumpulkan harta yang tidak bisa dicuri oleh dunia.
Doa<br<Ya Bapa, selidikilah hatiku hari ini. Ampuni aku jika selama ini gudang hatiku lebih banyak terisi oleh sampah kemarahan, iri hati, dan kekhawatiran. Roh Kudus, tolonglah aku untuk membuang segala hal yang menajiskan dan ajarlah aku untuk mengisi pikiranku dengan Firman-Mu. Biarlah hidupku memancarkan kemuliaan-Mu melalui kata-kata dan perbuatanku yang baik. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.
Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: Andra
