Menjadi Kepala yang Benar

Daily Devotion, 12 April 2026

Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?”
(1 Timotius 3:5)

Menjadi kepala bukan soal jabatan, usia, atau kuasa. Menjadi kepala berarti mau memimpin dengan benar, seperti Kristus memimpin kita. Sayangnya, banyak orang ingin dihormati sebagai pemimpin, tetapi tidak mau belajar menjadi teladan.

Alkitab mengajarkan bahwa pemimpin yang benar bukan diktator, melainkan pribadi yang memimpin dengan kasih, kelembutan, tanggung jawab, dan pengorbanan. Kepala yang baik tidak sibuk menyuruh, tetapi lebih dulu memberi contoh. Ia tidak fokus untuk dilayani, tetapi siap melayani. Ia tidak memaksa dengan keras, tetapi menuntun dengan hati. Ia juga tidak memimpin menurut keinginannya sendiri, melainkan berdasarkan firman Tuhan.

Itulah sebabnya kepemimpinan yang sehat selalu terlihat dari buahnya. Di rumah, di tempat kerja, di pelayanan, atau di komunitas, seorang pemimpin akan dihormati bukan karena takut, tetapi karena hidupnya layak diikuti. Ketika seorang kepala gagal menjalankan fungsinya dengan benar, biasanya akan muncul pemberontakan, ketidakhormatan, ketidaktaatan, dan lemahnya kehidupan rohani orang-orang yang dipimpinnya.

Karena itu, kalau Tuhan mempercayakan kita menjadi kepala dalam bentuk apa pun, jalankanlah itu dengan benar. Jadilah pemimpin yang menghadirkan teladan, kasih, kebenaran, dan pengorbanan. Kepemimpinan yang seperti itulah yang akan diikuti dengan sukarela.

Refleksi Hidup:
Coba tanya diri sendiri hari ini:
Apakah saya sedang memimpin dengan teladan, atau hanya ingin ditaati?
Apakah orang-orang yang saya pimpin melihat Kristus lewat hidup saya?

Doa:
Tuhan Yesus,
ajar aku menjadi pemimpin yang benar seperti Engkau. Tolong aku agar tidak memimpin dengan ego, kekerasan, atau keinginan untuk dilayani, tetapi dengan kasih, keteladanan, dan tanggung jawab. Mampukan aku menjadi kepala yang membawa kebaikan, kekuatan, dan arah yang benar bagi orang-orang yang Engkau percayakan kepadaku. Amin.

Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: SOG Ministry

Leave a Comment