Daily Devotion, 11 April 2026
“Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.”
(Lukas 5:32)
Kadang ada orang merasa, “Aku belum pantas datang ke gereja. Hidupku masih berantakan. Dosaku masih banyak. Nanti orang-orang lihat aku bagaimana?” Perasaan seperti itu sering membuat seseorang justru menjauh dari Tuhan saat ia paling membutuhkan-Nya.
Padahal, Yesus sendiri berkata dalam Lukas 5:32 bahwa Dia datang untuk memanggil orang berdosa supaya bertobat. Artinya, Yesus memang datang untuk mencari orang-orang yang sadar bahwa dirinya butuh pertolongan. Dia tidak datang untuk orang yang merasa dirinya sudah paling benar, paling rohani, atau paling suci. Dia datang untuk orang yang mau jujur mengakui kelemahannya dan mau kembali kepada Tuhan.
Itulah sebabnya gereja bukan tempat untuk pamer kesucian. Gereja adalah tempat orang-orang yang sedang dipulihkan. Gereja adalah tempat orang belajar bertobat, belajar berubah, dan belajar hidup lebih dekat dengan Tuhan. Jadi, kalau hari ini kamu merasa gagal, jatuh, kecewa pada diri sendiri, atau malu karena dosa, justru itulah saatnya kamu datang kepada Yesus, bukan lari dari-Nya.
Yesus tidak jijik pada orang yang mau bertobat. Dia tidak menolak orang yang datang dengan hati hancur. Dia tidak menutup pintu bagi orang yang hidupnya masih berantakan. Sebaliknya, Dia mencari, memanggil, dan mau memulihkan.
Renungan ini juga mengingatkan kita untuk tidak mudah menghakimi orang lain. Kadang kita cepat sekali melihat dosa orang, tapi lambat melihat keadaan hati sendiri. Kita bisa sibuk menilai siapa yang salah, siapa yang tidak layak, siapa yang paling berdosa, padahal Tuhan justru mau kita rendah hati dan sadar bahwa kita semua butuh kasih karunia.
Kalau ada orang datang ke gereja dengan hidup yang belum rapi, jangan dijauhi. Kalau ada orang yang jatuh dalam dosa lalu ingin kembali, jangan direndahkan. Bisa jadi, orang itu sedang dicari Yesus. Dan bisa jadi, kita juga pernah ada di posisi yang sama.
Yesus datang bukan untuk mencari orang yang merasa diri hebat. Dia datang untuk mencari orang yang mau diubahkan. Jadi, jangan tunggu sampai merasa suci untuk datang kepada Tuhan. Datanglah apa adanya, lalu biarkan Yesus yang mengubahkan hidupmu.
Refleksi Hidup:
Coba tanya hati kita hari ini: saat merasa bersalah, apakah saya datang kepada Yesus atau justru menjauh? Lalu saat melihat orang lain jatuh, apakah saya mendoakan dan merangkul, atau malah menghakimi?
Tuhan tidak mencari kesempurnaan palsu. Tuhan mencari hati yang mau bertobat. Selama seseorang masih mau datang kepada Yesus, selalu ada harapan untuk dipulihkan.
Doa:
Tuhan Yesus,
terima kasih karena Engkau tidak menolakku saat hidupku masih penuh kekurangan. Terima kasih karena Engkau tetap mencari aku, bahkan ketika aku jauh dan jatuh. Ampuni aku kalau selama ini aku lebih sering lari daripada datang kepada-Mu.
Lembutkan hatiku supaya aku mau sungguh-sungguh bertobat. Pulihkan bagian-bagian hidupku yang masih rusak. Dan ajar aku juga untuk tidak menghakimi orang lain, melainkan punya hati yang penuh kasih seperti hati-Mu.
Biarlah aku selalu ingat bahwa Engkau datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang mau kembali kepada-Mu.
Amin.
Oleh: Pdm. Susana Seti Nor Cahyani
Editor: SOG Ministry
