Jangan Salah Pilih Pintu

Daily Devotion, 23 Juni 2026

Pernahkah Anda berkendara mengikuti GPS, melewati jalan yang halus dan rindang, namun ternyata jalan tersebut berujung di tepi jurang buntu? Di dalam kehidupan ini, ada banyak jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya justru menuju maut. Tuhan Yesus dengan penuh kasih mengingatkan kita dalam Lukas 13:24:Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Kita sering kali tergiur oleh pintu yang lebar dan jalan yang luas karena tampak lebih mudah, bebas, dan nyaman untuk dijalani. Namun, Kristus menegaskan bahwa Dialah satu-satunya pintu keselamatan yang sejati yang menjamin hidup kita (Yohanes 10:9). Jangan sampai kita terlena mengejar keinginan duniawi, memelihara kepahitan, atau berkompromi dengan dosa, lalu terkejut saat pemilik rumah telah bangkit dan menutup pintu rapat-rapat (Lukas 13:25). Selagi Tuhan masih memberikan hari baru, mari kita pastikan arah hidup kita benar-benar tertuju pada pintu sorga.

Refleksi Hidup
Mari kita merenung sejenak: ke mana arah langkah hidup kita hari ini? Apakah perkataan, sikap, dan tindakan kita sehari-hari lebih mencerminkan persahabatan dengan dunia daripada kesetiaan kepada Tuhan? Firman-Nya dengan lembut namun tegas mengingatkan kita bahwa “persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah(Yakobus 4:4).

Jika saat ini kita masih menyimpan dendam atau diam-diam menikmati perbuatan dosa, yuk, ambil langkah praktis untuk berbalik arah. Anggaplah kesabaran Tuhan yang kita nikmati saat ini sebagai kesempatan berharga untuk hidup dalam pertobatan yang sungguh-sungguh (2 Petrus 3:15a). Mulailah melepaskan pengampunan dan selaraskan kembali perilaku kita dengan kehendak-Nya. Memilih jalan yang sesak memang membutuhkan perjuangan dan sangkal diri, tetapi itulah satu-satunya jalan yang menuntun pada kehidupan kekal.

Doa
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih telah menegur dan mengingatkan hatiku hari ini. Ampuni aku jika selama ini jalanku sering kali menyimpang karena terpikat oleh keindahan dunia yang sementara. Roh Kudus, penuhilah hatiku dan tuntunlah setiap langkah kakiku. Berikan aku kekuatan untuk selalu hidup dalam pertobatan, meninggalkan dosa, dan setia berjalan di jalan-Mu yang kudus sampai akhir. Amin.

Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: Andra

<

Leave a Comment