Daily Devotion, 26 April 2026
Banyak dari kita merasa tenang karena tahu Allah itu Maha Kasih. Namun, pernahkah kita berpikir: “Karena sudah ada kasih karunia, apakah saya bebas berbuat apa saja tanpa takut akan hukuman?” Sering kali kita lupa bahwa kasih Allah tidak menghilangkan keadilan-Nya.
Dalam 1 Tesalonika 5:9 dikatakan: “Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” Ayat ini adalah janji indah, namun sekaligus pengingat bahwa murka itu nyata bagi mereka yang menolak jalan kebenaran.
Kasih karunia bukanlah izin untuk berbuat dosa, melainkan kesempatan emas yang diberikan Allah agar kita bertobat (Roma 2:4). Bayangkan seorang ayah yang mengampuni kesalahan anaknya; tujuannya adalah agar si anak berubah, bukan agar ia mengulangi kesalahan yang sama. Jika kita sengaja terus hidup dalam dosa tanpa niat untuk bertobat, kita sebenarnya sedang “menimbun murka” atas diri kita sendiri.
Tuhan tidak bisa dipermainkan—apa yang kita tabur, itu yang akan kita tuai (Galatia 6:7). Mengaku percaya pada Yesus namun tetap hidup dalam kepalsuan atau kemunafikan justru membangun tembok pemisah antara kita dan Allah.
Refleksi Hidup
Mari kita bertanya ke dalam hati: “Apakah selama ini aku menganggap sepi kebaikan Tuhan dengan tetap menyimpan dosa tersembunyi? Apakah perbuatanku sudah mencerminkan iman yang sejati?”
Kabar baiknya, kita tidak berjuang sendirian. Allah memberikan Roh Kudus dan Injil sebagai penolong agar kita mampu hidup benar. Bahkan, saat Tuhan mendisiplinkan kita melalui masalah, itu adalah tanda kasih-Nya supaya kita menjadi dewasa dan beroleh bagian dalam kekudusan-Nya (Ibrani 12:10).
Kasih karunia dan keadilan Tuhan berjalan berdampingan. Keselamatan adalah hadiah melalui iman, namun iman yang sejati selalu membuahkan perbuatan yang selaras dengan Firman Tuhan. Mari kita hidup dengan penuh hormat dan takut akan Tuhan, serta tekun berjalan di jalan kebenaran agar kita tetap berada dalam naungan keselamatan-Nya.
Doa
Tuhan Yesus, terima kasih atas kasih karunia-Mu yang menyelamatkan kami. Ampunilah kami jika terkadang kami menyalahgunakan kebaikan-Mu untuk tetap hidup dalam dosa. Roh Kudus, tolonglah kami agar setiap ucapan dan tindakan kami hari ini menyenangkan hati-Mu. Pimpinlah langkah kami di jalan kebenaran dan berikan kami hati yang taat serta mau dididik oleh-Mu. Amin.
Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: SOG Ministry