Halo sahabat SOG Ministry…
Bagi banyak orang, Kitab Mazmur pasal 119 mungkin terasa seperti kumpulan puisi kuno. Namun jika kita membaca dan merenungkannya, Kitab Mazmur tersebut justru mengingatkan kita bahwa Firman Tuhan adalah “Kompas” yang hidup. Melalui Yesus Kristus, kita mendapat contoh nyata bagaimana berjalan di jalan Tuhan. Jika kita menggali lebih dalam pada Kitab Mazmur 119:105-112 maka kita akan menemukan 5 langkah praktis yang dapat membantu kita untuk bisa hidup sesuai kehendak dan Firman Tuhan.
- Menghidupi Firman Tuhan Setiap Hari
- Izinkan Tuhan Mengubah Karakter Kita
- Ubah Rutinitas Hidup Menjadi Ibadah
- Gunakan Firman Untuk Melawan Pencobaan
- Fokus Pada Harta Yang Kekal
(Ayat 105) “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” menyatakan bahwa Firman Tuhan menjadi kompas yang menerangi langkah hidup kita untuk menunjukkan kea rah mana kita harus melangkah.
Aplikasi: Sebelum mengambil Keputusan sulit, baik dalam pekerjaan maupun keluarga, tanyakanlah, “Apa prinsip Firman Tuhan yang mendasari hal ini?” Jadikan kebenaran Tuhan sebagai panduan aktif, bukan hanya pengetahuan di dalam hidup kita.
(Ayat 107,) “Hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.” Menjelaskan bahwa menjadi pengikut Kristus bukan sebatas soal bagaimana mempertahankan hidup iman kita, melainkan hidup yang dikuatkan oleh kuasa kebangkitan Kristus.
Aplikasi: Mintalah kuasa Tuhan setiap hari untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan kenakan identitas baru sebagai anak terang. Biarkan Firman Tuhan mengubah cara kita merespon kemarahan atau kekecewaan yang kita alami.
(Ayat 108) “Kiranya persembahan syukur dari mulutku berkenan kepada-Mu…” menjelaskan bahwa ibadah sejati tidak berhenti atau terbatas ketika kita beribadah di gereja melainkan setiap kata dan tindakan kita adalah ibadah dan persembahan bagi Tuhan.
Aplikasi: Kerjakan tugas harian kita, baik di kantor, di rumah, atau dimanapun dengan sukacita sebagai bentuk ungkapan syukur. Ketika kita taat pada ketetapan Tuhan karena kasih kepada Kristus, pekerjaan sehari-hari pun menjadi ibadah yang mulia.
(Ayat 110) “Orang-orang fasik telah memasang jerat terhadap aku, tetapi aku tidak menyimpang..” selaras dengan kejadian ketika Yesus dicobai oleh iblis di padang gurun dimana Yesus melawan atau mematahkan cobaan iblis dengan mengutip Firman.Dari sini kita bisa mengambil pembelajaran bahwa Firman Tuhan, bisa dan berkuasa untuk melawan pencobaan.
Aplikasi: Hafalkan ayat-ayat pendek yang menguatkan. Saat rasa takut atau godaan datang, ucapkanlah janji Tuhan tersebut. Keteguhan kita bergantung pada seberapa erat kita berpegang pada Firman-Nya.
Ayat 111, “Peringatan-peringatan-Mu adalah milik pusakaku untuk selama-lamanya…” mengingatkan kita bahwa keberhasilan duniawi bisa hilang, tetapi warisan iman di dalam Kristus Yesus akan tetap selama-lamanya.
Aplikasi: Jangan biarkan kegembiraan kita hanya bergantung pada saldo bank atau materi yang kita miliki atau pujian dari orang lain. Temukan kegembiraan dalam janji keselamatan dari Tuhan yang menenangkan batin meskipun menghadapi situasi dunia yang tidak menentu.
Berjalan bersama Firman berarti berjalan bersama Yesus. Mari kita berkomitmen untuk tidak hanya membaca Firman Tuhan, tetapi juga membiarkan Firman membentuk setiap langkah kita. Mulailah hari ini dengan satu langkah kecil yang diterangi terang-Nya.
Dengan menghidupi kelima langkah ini, kita tidak hanya akan lebih dekat dengan Tuhan, tetapi juga lebih siap menghadapi tantangan hidup dengan kekuatan dan keteguhan yang berasal dari Firman-Nya. Semoga kita selalu dipenuhi dengan terang-Nya, sehingga setiap langkah kita membawa kemuliaan bagi Tuhan.
Penulis : Anno Nendra Dinata
Editor : SOG Ministry
