Melihat Kebaikan di Balik Air Mata

Daily Devotion, 3 Juli 2026

Pernahkah Anda merasa lelah karena masalah datang bertubi-tubi dalam hidup Anda? Sering kali, respons pertama kita saat menghadapi jalan buntu adalah mengeluh, kecewa, atau bahkan menjadi takut. Namun, pemazmur justru memiliki sudut pandang yang sangat indah dan mengejutkan dalam Mazmur 119:71:Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.” Seperti sepotong emas yang harus melewati perapian panas agar kilaunya murni, masalah hidup diizinkan Tuhan bukan untuk menghancurkan kita, melainkan untuk kebaikan kita.

Kita tahu bahwa “Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia(Roma 8:28). Oleh karena itu, mari kita ubah cara pandang kita hari ini. Jangan lagi melihat masalah sebagai hukuman yang menakutkan, melainkan sebagai ruang kelas ilahi tempat Tuhan sedang membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat, penuh syukur, dan siap menerima janji-janji-Nya.

Refleksi Hidup
Saat badai hidup menerpa hari ini, bagaimanakah sikap hati kita? Apakah perkataan dan tindakan kita saat terjepit masalah masih mencerminkan kesetiaan dan rasa percaya yang penuh kepada Tuhan? Ataukah kita masih bersikap seperti bayi rohani yang mudah goyah dan mengeluh? Tuhan mengizinkan ujian hadir untuk memurnikan motivasi hati kita dan mendewasakan iman kita.

Alkitab mengajak kita untuk merespons dengan cara yang berbeda: “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa(Roma 12:12). Ketika beban terasa begitu berat, setop mengandalkan kekuatan sendiri. Tenangkan diri Anda, sebab Allah kita adalah Allah yang setia, “Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu(1 Korintus 10:13). Langkah praktisnya adalah bawalah setiap kekhawatiran itu dalam doa, berpegang teguhlah pada firman-Nya, dan izinkan karakter Kristus terpancar lewat respons Anda yang tetap tenang dan penuh iman di tengah kesukaran.

Doa
Tuhan Yesus yang baik, terima kasih karena Engkau selalu memelihara hidupku, bahkan di tengah masa-masa yang sulit sekalipun. Ampuni aku jika selama ini aku masih sering mengeluh dan takut saat masalah datang. Roh Kudus, penuhilah hatiku dengan kesabaran dan ketekunan yang baru. Mampukan aku untuk selalu melihat kebaikan-Mu di balik setiap ujian, sehingga imanku semakin bertumbuh dewasa dan memuliakan nama-Mu. Amin.

Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: Andra

Leave a Comment