Apakah Alkitab Mengajarkan Kita Lari Dari Masalah?

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru 10 : mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:31)

 

Ayat di atas sering disalahartikan oleh kebanyakan orang Kristen akhir jaman, bahkan banyak pengkotbah yang menganalogikan ayat itu saat Kekristenan menghadapi masalah. Apakah betul bahwa saat orang Kristen mengalami masalah maka reflek akan terbang bak rajawali? Lari dari masalah? Lari dari ketakutan dan teror?

Hal ini terlihat sederhana, namun konteks “lari dari masalah” ini banyak diajarkan oleh pengkotbah akhir jaman, yang mengajarkan sebagai berikut:

– Jemaat diungsikan dan lari dari Antikris (Wahyu 13)
– Jemaat diangkat kesuatu tempat dengan proses ghaib
– Dan masih banyak lagi contoh “lari dari kesulitan”

Sahabat SOG, apakah anda diajari ayahmu untuk lari dari masalah? Apakah Alkitab menyuruhmu lari dan menghindari setiap kesulitan hidup yang menerpamu? Kita baca:

 

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku 1 ; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.(Mazmur 23:4)

 

Pemazmur tidak mengajarkan bahwa “seorang Kristen” dijamin terlepas dari masalah hidup, namun kitab Mazmur menuliskan bahwa TUHAN melengkapi dengan senjata-Nya, gada dan tongkat bahkan penyertaan-Nya tetap ada dihidup orang Kristen yang sedang dilanda masalah?

Sahabat SOG, namun anehnya, justru di akhir jaman sering mendengar kata-kata “seolah” Alkitab menyuruh kita mengungsi saat ada masalah. Masalah di akhir jaman sering dilambangkan dengan kedatangan Antikrist di Wahyu 13.

Pertanyaan sederhana, apakah Tuhan menjadikan kita seorang pengecut yang lari dari masalah? Apakah Tuhan tidak akan melindungi kita dalam setiap jalan hidup yang kita lalui? Mengajarkan lari dari masalah, lalu bersembunyi dari masalah bukan pesan Alkitab. Jadi saudaraku jika anda sedang dalam masalah, silahkan berdoa kepada TUHAN meminta kekuatan, bahkan Rasul Paulus menulis dalam Roma 5:3-4 bahwa  “Percobaan menghasilkan ketekunan”. Pahami betul-betul kata-kata Rasul Paulus ini.

Jangan jadi seorang pengecut, karena menjadi orang Kristen perkasa yang gagah dan mengatasi tantangan menjadi seorang pemenang adalah jalan sejati  hidup seorang Kristen.

Penulis : Krisntanti Melodia
Editor : SOG Ministry

Leave a Comment