Doa yang Dikabulkan

Daily Devotion, 18 Maret 2026

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.” – Matius 7:7

Setiap orang ingin doanya dikabulkan, tapi tidak semua doa dijawab. Mengapa? Alkitab mengajarkan bahwa ada syarat agar doa bisa diterima dan dikabulkan oleh Tuhan.

Pertama, doa harus dalam nama Tuhan Yesus (Yohanes 14:14; Kolose 3:17). Kedua, kita harus berdoa dengan hati yang suci, tanpa permusuhan atau kebencian kepada sesama (1 Timotius 2:8; Markus 11:25). Ketiga, isi doa harus selaras dengan firman dan kehendak Tuhan (Yohanes 15:7; 1 Yohanes 5:14). Keempat, kita harus berdoa dengan iman dan percaya penuh, tanpa bimbang (Markus 11:23).

Beberapa hal bisa menghambat doa: dosa yang belum diakui, belum mengampuni orang lain, kurang kasih kepada pasangan, keraguan terhadap kuasa Tuhan, atau motivasi yang salah (Yesaya 59:1-2; Matius 5:23-24; 1 Petrus 3:7; Yakobus 1:6; Yakobus 4:3; Mazmur 66:18).

Doa yang benar bukan hanya menyampaikan permintaan, tapi juga mencerminkan hati yang bersih, iman yang teguh, dan hidup yang selaras dengan kehendak Allah.

Aplikasi Hidup

Periksa hati dan motivasi dalam doamu hari ini. Apakah doamu sudah benar? Apakah hatimu bersih, penuh pengampunan, dan percaya pada kuasa Tuhan? Doa yang dikabulkan selalu dimulai dari hubungan yang benar dengan Tuhan dan sesama.

Doa:

Tuhan, ajar aku berdoa dengan benar: dalam nama Yesus, dengan hati suci, iman yang teguh, dan motivasi yang murni. Biarlah setiap doa yang kubawa kepada-Mu selaras dengan kehendak-Mu dan membawa kemuliaan bagi nama-Mu. Amin.

Oleh: Pdt. Agustinus ferry Sutanto, M.Th
Editor: SOG Ministry

Leave a Comment