Pernahkah Anda merasa sendirian saat menghadapi tekanan hidup? Jika ya, ingatlah satu hal ini: Sang Pencipta alam semesta (YHWH) tidak pernah sedetik pun mengalihkan pandangan-Nya dari Anda. Janji firman Tuhan menyatakan bahwa “mata-Nya senantiasa tertuju kepada orang-orang benar” dengan perlindungan siaga penuh.
Kata “TUHAN” atau YHWH (Yahweh) dalam Mazmur 34:16 merujuk pada “Personal Name” (Mazmur 90:2) artinya Allah yang ada dengan sendirinya. Nama ini dipakai dalam pengertian “kedekatan Yahweh” kepada “orang-orang benar.” Siapakah yang dimaksud dengan “orang-orang benar?”
Tentu orang-orang yang telah didamaikan dengan Allah oleh Kristus (Roma 5:1), sebab mereka bersedia menerima Yesus sebagai Tuhan, Juruselamat dalam hati (Yohanes 1:12). Artinya berstatus orang benar bukan karena keturunan Kristen dan rajin bergereja. Bergereja yang alkitabiah, didasarkan pada pertobatan/kelahiran baru seperti yang Yesus kehendaki (Yohanes 3:3-7).
Makna mata TUHAN (YHWH) tertuju kepada orang-orang benar:
- Perhatian, perlindungan-Nya yang dekat, siaga penuh.
- Perlindungan yang aktif, menjaga kita di tengah dunia yang penuh ancaman, rintangan.
- Kesiapan untuk bertindak. Pandangan mata-Nya sinkron dengan telinga-Nya yang super sebsitif terhadap seruan/teriakan kita.
Pelajaran Untuk Kita
- Perhatikan, pastikan bahwa Anda sudah bersatus orang benar sesuai Alkitab.
- Status mereka yang lahir baru adalah orang benar yang harus senantiasa berperilaku sebagai orang benar dalam segala hal.
- Tampil percaya diri karena senantiasa dalam pengawasan YHWH (Yahweh). Jauhkan diri/ menang terhadap rasa minder, tidak percaya diri.
- Aktif bekerja dengan cara yang benar, jujur, adil dalam meraih sukses.
- Ceritakan pemeliharaan Allah dalam Yesus kepada sesama yang mencari perlindungan, solusi atas masalahnya.
Menyadari pengawasan dan perlindungan YHWH yang begitu luar biasa, mari pastikan kita sungguh-sungguh menghidupi status sebagai orang benar di dalam Kristus. Buanglah segala rasa minder, bekerjalah dengan jujur, dan melangkahlah dengan penuh percaya diri setiap hari. Selama hari masih siang, mari bermisi bersama Allah dan jadikan hidup kita sebagai kesaksian nyata untuk menceritakan kebaikan-Nya kepada sesama.
Akhirnya, on Mission with God selama hari masih siang, selagi masih kuat. Soli Deo Gloria.
Penulis: Pdt. Dr. Nimrod Fini Faot, M.A, M.Th
Editor: Andra

2 Comments
David
Terima kasih untuk renungan yang sudah di bagikan Pak Nim, Tuhan Yesus memberkati pelayanan kita bagi misi Allah di dunia ini.
Evie Christine
Puji Tuhan untuk exposisi yang dalam.dan detail serta relevansi yang mudah di mengerti agar menjadi aplikasi praktis berdampak untuk hidup iman pribadi supaya tetap konsisten dan melayani Tuhan