Mencuri Perhatian Surga

Renungan Harian, 31 Juli 2026

Di era media sosial ini, kita sering kali sibuk menghitung jumlah likes, followers, atau sekadar menunggu pujian dari orang lain. Kita rela melakukan banyak hal hanya agar dilihat dan diakui oleh dunia. Namun, pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya: apakah Tuhan juga terkesan dan sedang memperhatikan kita?

Firman-Nya dalam 1 Petrus 3:12 mengingatkan kita pada sebuah janji yang indah, “Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong.” Daripada menguras tenaga mencari tepuk tangan manusia yang sifatnya hanya sementara, jauh lebih melegakan jika kita mengarahkan fokus untuk menjadi orang benar. Dengan memilih jalan kebenaran, hidup kita dipagari anugerah, doa kita didengar, dan sukacita sejati akan mengalir hingga ke anak cucu kita.

Refleksi Hidup
Mari merenung sejenak. Apakah status di media sosial, perkataan, dan keputusan kita selama ini lebih banyak didorong oleh keinginan disukai manusia, atau kerinduan untuk menyenangkan Tuhan? Menjadi orang benar bukanlah tentang hidup sempurna tanpa cela, melainkan sebuah komitmen hati untuk “hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap mengikuti peraturan-Ku” (Yehezkiel 18:9).

Secara praktis, hari ini, saat Anda bekerja, mengetik pesan, atau mengambil keputusan, cobalah bertanya di dalam hati: “Apakah tindakanku ini menyenangkan Tuhan?” Rasul Paulus menegaskan dengan sangat lugas dalam Galatia 1:10, “Adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah?… Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.” Mulai sekarang, pilihlah untuk setia pada kebenaran dan lepaskan kekhawatiran Anda. Anda tidak perlu cemas akan kekurangan, sebab “TUHAN tidak membiarkan orang benar menderita kelaparan(Amsal 10:3). Tuhan sendirilah yang akan menjamin, memelihara, dan menaruh perhatian penuh pada setiap detik hidup Anda.

Doa
Bapa yang penuh kasih, ampuni aku jika selama ini aku terlalu sibuk mencari pengakuan dari dunia. Hari ini, aku menyerahkan hati dan seluruh hidupku sepenuhnya ke dalam tangan-Mu. Ya Roh Kudus, tolonglah aku agar mampu mengambil keputusan yang selaras dengan firman-Mu setiap hari. Biarlah hidup, ucapan, dan tingkah lakuku menjadi persembahan yang benar serta menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Yesus, Amin.

Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: Andra

Leave a Comment