Daily Devotion, 2 April 2026
“Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus“
(Mazmur 65:4)
Di masa Perjanjian Lama, Tuhan menegaskan pentingnya menjaga bait-Nya. Bangsa Israel diingatkan untuk memprioritaskan pembangunan rumah Tuhan daripada rumah mereka sendiri (Hagai 1:8-9). Sekarang, karena kasih karunia, bait Allah bukan lagi berupa bangunan, melainkan diri kita sendiri. Tubuh dan jiwa kita menjadi tempat Roh Kudus tinggal (1 Korintus 3:16; 6:19).
Bagaimana cara kita menjaga bait Allah? Pertama, kita perlu menjaga kekudusan tubuh dan roh dengan mengendalikan diri dan mempersembahkan hidup yang suci (2 Korintus 7:1; Roma 12:1). Kedua, kita harus terus memperbarui jiwa dan pikiran supaya sesuai dengan firman Tuhan dan menjadi pelaku firman (Roma 12:2; Yohanes 15:3). Ketiga, kita perlu mengakui dosa dan mengampuni orang lain agar tetap bersih di hadapan Tuhan (1 Yohanes 1:9; Matius 6:14; Yakobus 5:16a).
Jika kita tidak menjaga bait Allah, berkat bisa terhalang, hasil usaha menjadi kurang maksimal, kehadiran Tuhan sulit dirasakan, bahkan kita bisa mengalami hukuman (Hagai 1:6, 10-11; Ibrani 12:14; 1 Korintus 3:17).
Refleksi Hidup:
Mulailah hari ini untuk sungguh-sungguh membangun rumah rohani dalam dirimu. Berkomitmenlah menjaga kekudusan tubuh dan roh lewat firman Tuhan supaya hidupmu berkenan dan berbuah bagi-Nya. Ambil langkah nyata untuk menjaga bait Allah dalam dirimu mulai sekarang.
Doa:
Tuhan, ajar aku memelihara bait-Mu dalam diriku, menjaga kekudusan, dan menuruti firman-Mu agar hidupku berkenan bagi-Mu. Amin.
Oleh: Pdt.Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: SOG Ministry