Aman dalam Dekapan Bapa

Daily Devotion, 3 Juni 2026

Pernahkah Anda melihat seorang anak kecil yang tampak stres memikirkan dari mana orang tuanya akan mendapatkan uang untuk membeli makan malam? Tentu tidak pernah. Mereka bermain dengan ceria karena tahu ada ayah dan ibu yang selalu memelihara mereka. Namun, mengapa kita sebagai anak-anak Allah sering kali kehilangan kedamaian dan didera rasa cemas yang hebat tentang hari esok?

Tuhan Yesus dengan lembut mengingatkan kita dalam Matius 6:31, 33,Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Kuatir berlebihan tentang kebutuhan pokok adalah ciri orang yang tidak mengenal Allah. Padahal, status kita adalah anak-anak-Nya yang sah karena iman di dalam Kristus (Galatia 3:26). Bapa sorgawi sangat tahu apa yang kita perlukan bahkan sebelum kita meminta-Nya. Ketika kita mengalihkan fokus dari rasa takut dan mulai mengutamakan Tuhan melalui ketaatan, firman-Nya menjamin bahwa seluruh kebutuhan hidup kita pasti akan terpenuhi dengan luar biasa.

Refleksi Hidup
Mari kita selidiki hati kita hari ini: Apakah tindakan dan respons kita saat menghadapi tekanan ekonomi sudah mencerminkan iman yang kokoh, atau justru kepanikan? Tuhan merindukan sebuah perubahan nyata dalam cara hidup kita. Alih-alih tenggelam dalam kecemasan, mari ambil langkah praktis yang selaras dengan kehendak-Nya.

Pertama, milikilah etos kerja yang benar dan jauhi kemalasan, sebab “tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya(Amsal 10:4). Kedua, belajarlah untuk tetap murah hati membagikan berkat kepada sesama yang berkekurangan dan setialah hidup dalam kebenaran. Yang terpenting, lepaskanlah kendali ego kita dan taruhlah percaya penuh pada perlindungan-Nya. Firman Tuhan menasihati kita, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu(1 Petrus 5:7). Saat kita fokus melakukan bagian kita dengan jujur dan setia, Bapa yang baik akan melakukan bagian-Nya yang ajaib.

Doa
Tuhan Yesus yang baik, ampuni aku jika hati ini masih sering dirayapi kekuatiran tentang masa depan dan kebutuhan materi hidupku. Hari ini, aku mau belajar berserah penuh dan percaya pada pemeliharaan-Mu yang tidak pernah gagal. Ya Roh Kudus, tuntunlah setiap ucapan dan tindakanku agar aku bisa bekerja dengan rajin, hidup benar, dan selalu setia bersandar pada janji-Mu. Amin.

Oleh: Pdt. Agustinus Ferry Sutanto, M.Th
Editor: Andra

Leave a Comment